1. Benturan fisik yang dapat mengakibatkan jalur putus atau komponen terlepas.
2. Kotoran yang berupa debu atau cairan tertentu yang bisa mengakibatkan hubungan singkat (korsleting).
3. Bug pada software yang diakibatkan ketidaksempurnaan perancangan.
Maka tidak bisa dielakkan lagi saat ini tingkat kerusakan yang terjadi di ponsel ini pun sudah tinggi.
Berhubung ponsel ini tergolong mahal, banyak rekan-rekan teknisi yang merasa gentar sewaktu memperbaikinya. Oleh karena itu, VTIGA hendak membahas permasalahan seputar Blackberry, yang pada kesempatan kali ini menitikberatkan pada kerusakan di bagian kamera.
Suatu waktu seorang alumni datang membawa ponsel Blackberry yang rusak. Kebetulan pada saat itu, Saya sedang mengajar dalam sesi studi kasus. Kita langsung membongkar dan menyelesaikan masalahnya.
Bagaimana langkah perbaikannya?
Pertama kita lepas dulu kameranya. Perhatikan bagian konektornya, apakah ada debu? Atau bisa jadi konektor kamera bengkok. Jika memungkinkan kita ganti dulu kameranya.
Kalau masalah masih sama, baru kita lihat skemanya.
Yang dulunya diperlukan sebuah IC tambahan untuk mengontrol kamera, kini IC itu sudah bisa disatukan dalam sebuah prosesor, hingga tidak heran bila terlihat ponsel kian mengecil. Oleh karena itu langkah perbaikan pun tentu akan semakin sederhana.
No comments:
Post a Comment