Dahulu, tombol navigasi hanya terdiri dari tombol arah atas, bawah, kiri dan kanan pada keypad, akhirnya atas alasan kepraktisan, fungsi navigasi digantikan oleh trackball. Pada masa awal trackball digunakan, komponen ini mendapat sambutan sangat baik dari pasar. Namun demikian, trackball mudah sekali terganggu fungsinya oleh karena kotoran yang masuk ke dalamnya. Akhir-akhir ini trackball sudah diganti dengan piranti trackpad yang jauh lebih tahan terhadap gangguan.
Sebagai piranti penunjuk (pointing device) serta navigasi, track pad berfungsi sangat vital dalam sebuah ponsel. Saat trackpad tidak berfungsi dengan baik, otomatis pengguna tidak dapat mengoperasikan ponselnya dengan nyaman.
Sebelum kita membahas cara perbaikan trackpad, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu cara kerjanya. Modul trackpad ini sebenarnya berfungsi memeriksa dan menerjemahkan gerakan jari berdasarkan pantulan sinar LED yang dipantulkan oleh jari tangan.
Trackpad merupakan komponen yang bersifat aktif, jadi ia membutuhkan tegangan listrik agar bisa bekerja, tegangan yang dibutuhkan oleh trackpad pada ponsel Blackberry berkisar antara1,8 v sampai dengan 3v.
Setelah diberikan tegangan kerja, trackpad harus dikontrol oleh CPU selaku pengatur utama dalam ponsel. Pengaturan ini baru bisa berlangsung jika sambungan antara CPU dengan modul trackpad tidak terputus. Baru, setelah persyaratan kerja terpenuhi semuannya, trackpad bisa bekerja. Saat itu, modul trackpad memberikan informasi kepada CPU melalui jalur data berupa data digital.
No comments:
Post a Comment